Kenangan tentang Ki Gendeng Pamungkas

“SAYA banyak berguru ilmu  hitam ke mana-ke mana, ke Banten, juga ilmu voodoo,” kata Ki Gendeng Pamungkas menyebut “ilmu hitam” dari Afrika itu saat saya menemuinya di sebuah hotel pada awal 1990-an. Nama Gendeng Pamungkas saat itu mulai ramai diperbincangkan  -belum terkenal benar.  Itu gara-gara aksinya menunjukkan  magic itu benar-benar ada  dalam sebuah diskusi tentang…

Kuliah di Filsafat

Jangan kuliah di Filsafat, Berat. Kamu nggak akan kuat, Biar aku saja… Dolan 1980 DAN MEMANG  itu yang saya lakukan saat kuliah di Fakultas Filsafat Yujiem, puluhan tahun silam, lebih banyak dolan-dolannya, Milea…. Tak ada yang menyuruh saya masuk fakultas ini. Murni keinginan saya, yang takjub,   menjelang ujian akhir SMA, mendapat selebaran  ada fakultas bernama…

Operasi Katarak Bersama Dokter Mata Azrief

Saya masih mengingatnya jelas. Rabu, 18 Maret 2020 itu, di sebuah ruang lantai 3 RS Mulia, Bogor, kami berempat berbaring berjejer pada dipan yang masing-masing berjarak sekitar dua meter. Saya nomor tiga. Baju dan celana sudah ditanggalkan dan diganti piama warna hijau muda dan topi operasi yang segera mengingatkan saya pada sebuah topi yang bertahun…

Jalan Tol Jokowi | Menikmati Tol dari Jakarta sampai Madiun

Benar-benar mulus dan tanpa halangan Sabtu pekan lalu saya berkendara dari Jakarta menuju Ponorogo lewat jalan tol.  “Jalan tol Jokowi,” demikian julukan orang, memang cocok untuk mereka yang ingin cepat-cepat meluncur dari Jakarta ke “Jawa” melalui darat. Bertiga, dengan saudara,  berangkat pukul lima pagi sampai Ponorogo pukul dua siang. Ya, hanya sekitar delapan jam.  Praktis…

Pelatihan Menulis Opini untuk Staf Badan Pengembangan Insfrastruktur Wilayah (BPIW) PUPR

Berbagi ilmu sampai kota buaya. Akhir September lalu, demikianlah, saya diminta oleh Tempo Institute, lembaga pelatihan milik media Tempo Group, memberi pelatihan “menulis opini” untuk para staf Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR. ”Cak Bas saja yang ke sana sama Mbak Susan, kami tidak,” kata Yus, staf Tempo Institute memberi “perintah.” Kok nggak ikut?…

5 Langkah Jitu Cara Membuat Novel yang Baik dan Contohnya

SETIAP  orang bisa menulis novel. Cara menulis novel yang baik memerlukan sejumlah strategi yang bisa dipelajari. Cara menulis novel pemula –menulis novel bagi pemula- yang cepat dan mudah adalah dengan langkah sebagai berikut. Paling pertama yakinlah bahwa tidak ada yang sulit untuk dipelajari. Demikian juga dalam menulis novel baik setebal sekitar  100 halaman atau lebih…

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LPDS  Bersama Humas Kota Bekasi

Awal Agustus lalu, bersama sejumlah penguji LPDS (Lembaga Pers Dr. Soetomo)  kami menguji sekitar  28-an wartawan Bekasi. Humas Kota Bekasi yang memfasilitasi acara ini. Acara selama tiga hari tersebut –dari jam 09.00 hingga sekitar pukul 19.00- berjalan lancar. Para peserta, sesuai aturan dan komitmen, datang tepat waktu. Mengikuti rangkaian acara yang  padat. Sebelum di Bekasi,…

Cara Menulis Berita Bencana

Saya diminta teman-teman dari PKPU Human Initiative (HI) untuk memberi “pelajaran”  -tepatnya berbagi pengalaman- bagaimana menulis berita bencana. HI adalah lembaga non pemerintah yang berkiprah dalam bidang kemanusiaan. Namanya dulu Pos Keadilan Peduli Ummat yang akronimnya dikenal dengan “PKPU.”  Berdiri sekitar 1999. Akronim itu tampaknya memang “merepotkan” karena banyak yang menyangka ini organisasi  “berbau politik”…

Menulis Laporan yang Efektif

Banyak orang bisa menulis, tapi sedikit yang bisa menulis secara efektif. Akibat tulisan tidak efektif, dampaknya bermacam-macam: pembaca tak paham yang dimaksud, pembaca pusing membaca isi tulisan, dan jika pembacanya atasan kita, dapat dibayangkan apa yang terjadi. “Nilai” kita di matanya bisa turun.   Bagaimana menulis opini atau pendapat, klik ini Cara Menulis Opini yang Efektif…

Ketika DPR Menolak Calon Hakim Agung

SIKAP DPR yang menolak semua calon hakim agung hasil seleksi Komisi Yudisial menunjukkan kesewenang-wenangan lembaga itu. Kondisi demikian tidak boleh diteruskan, karena jika tidak, akan berulang. Tentu pada akhirnya yang rugi  publik –para pencari keadilan. DPR  menyatakan empat calon hakim agung yang disodorkan Komisi Yudisial tak satu pun yang layak menjadi hakim agung.  Sesuai undang-undang,…